Langsung ke konten utama

Trigger


 Trigger 

Trigger adalah kode prosedural yang secara otomatis dijalankan untuk menanggapi perubahan tertentu pada table tertentu atau tampilan dalam database.

Kegunaan Trigger

Idealnya, Trigger harus dipertimbangkan ketika kode ini digunakan untuk mengotomatisasi perubahan yang spesifik untuk database atau pengelolaan data. 

  • Melakukan update data otomatis jika terjadi perubahan. Contohnya adalah dalam sistem penjualan, jika dientri barang baru maka stock akan bertambah secara otomatis. 
  • Trigger dapat digunakan untuk mengimplementasikan suatu sistem log. Setiap terjadi perubahan,secara otomatis akan menyimpan ke tabel log.
Pertama masuk ke Laragon atau apk yang sama, selanjutnya membuat database baru dengan nama penjualan jika sudah maka kita gunakan database tersebut dengan syntax
#use_nama_database;
A. Pembuatan table
Berdasarkan kasus yang saya alami disini kita membuat dua table yaitu table produk dan table log_harga. 
Dalam pembuatan database baik itu table dan lain sebagainya kita harus mulai dengan syntax #create, beginilah proses pembuatan table 






B. Pembuatan Trigger
Trigger dibuat dengan tujuan untuk melakukan penginputan secara otomatis ketika pada table produk ada perubahan atau update maka  trigger akan melakukan input pada table log_harga. Berikut syntax pembuatan trigger;

CREATE TRIGGER (NAMA TRIGGER)
BEFORE / AFTER INSERT/UPDATE/DELETE
ON (NAMATABEL)
FOR EACH ROW (statement untuk menentukan kapan proses secara otomatis akan dieksekusi)




C. Uji Trigger
Yang terakhir yaitu uji coba trigger setelah membuat table dan membuat trigger saatnya kita akan menguji coba trigger. 



D. Membuktikan Trigger berhasil
Setelah melakukan uji coba selanjutnya yaitu berhasil tidaknya trigger yang kita buat berikut hasil uji coba trigger





Sekian penjelasannya sampai disini dulu. Semoga apa yang saya tulis dapat memberikan manfaat, terima kasih telah mengunjungi blog saya






Komentar

Postingan populer dari blog ini

Normalisasi

Apa Itu Normalisasi Normalisasi adalah suatu proses pengelompokan atribut data yang suatu entitas sederhana. Normalisasi sendiri mudah adaptasi, fleksibel, dan tidak redundan artinya kualitas dari database tersebut sudah baik. Normalisasi terdapat 9 jenis atau bentuk akan tetapi terdapat bentuk normalisasi yang akan sering di jumpai yaitu bentuk normalisasi 1NF, 2NF, dan 3NF. Apa sih tujuan dari Normalisasi?  Tujuan normalisasi yaitu untuk mengeliminasi atau mengurangi redudansi data dan yang selanjutnya yaitu untuk memastikan dependensi.  Kemungkinan yang muncul ketika data dalam database belum di normalisasi  Insert Anomali : merupakan situasi yang tidak memungkinkan untuk memasukan data pada database Delete Anomali : merupakan penghapusan yang tidak sesuai dengan apa yang akan di hapus.  Update Anomali : merupakan ketika suatu keadaan ketika terjadi nya perubahan data maka akan menyebabkan inkonsistensi data.  Tahap Normalisasi Dalam Database 1. Bentuk Tidak ...

Praktikum DML Function

Memasukan record pada tabel pelanggan  Gunakan syntax berikut untuk memasukan data pada tabel pelanggan INSERT INTO nama_tabel(field1,field2,...) VALUES (‘nilai1’,’nilai2’,...); Melihat data pada tabel pelanggan gunakan syntax berikut select*from pelanggan;  Menampilkan data dengan kondisi tertentu sesuai record Berikut gambar nya  Gambar untuk jawab pertanyaan nomor 1-5 Untuk syntax nya bisa dilihat langsung pada gambar diatas ya Oke.  FUNCTION Menggabungkan nama dan pekerjaan dengan syntax (SELECT CONCAT (nama, '', pekerjaan) as 'Nama dan Pekerjaan' FROM pelanggan) ; Menggabungkan nama dan pekerjaan dengan inisial syntax (SELECT CONCAT (nama, '', pekerjaan) FROM pelanggan) ; Memotong 2 huruf di depan dari nama dengan syntax (SELECT SUBSTRING (nama, 2,2) FROM pelanggan) ; Mengambil 2 huruf setelah 2 huruf di depan dari nama dengan syntax (SELECT SUBSTRING (nama, 2, 2) FROM pelanggan) ; Menghitung panjang string/karakter dari nama dengan syntax (SELECT LENGTH...
UTS BASIS DATA  Masuk Ke MySQL INSERT DATA KEDALAM TABLE DETIL_PESAN 1. Lakukan INNER JOIN dari semua tabel yang bisa dilakukan INNER JOIN 2. Lakukan LEFT JOIN untuk menampilkan id_pelanggan, nm_pelanggan, pesan. id_pesan, tgl_pesan  3. Tampilkan semua field dari penggabungan 3 tabel yang memungkinkan karena adanya relasi tabel 4. Select SUM, AS, dan GROUP BY SELECT pesan.id_pesan, pesan.tgl_pesan, SUM(detai_pesan.jumlah) as jumlah FROM pesan, detai_pesan WHERE pesan.id_pesan=detai_pesan.id_pesan GROUP BY id_pesan; 5. Select IN Berikut syntax nya  SELECT id_pelanggan, nm_pelanggan FROM pelanggan WHERE id_pelanggan IN (SELECT id_pelanggan FROM pesan);